PANGKALPINANG, TITIKINFO.ID — Mengenalkan cara mengelola uang kepada anak dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menyisihkan uang untuk ditabung dan membedakan kebutuhan dengan keinginan. Untuk mendukung proses tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menghadirkan BRImo Junior, layanan perbankan digital yang ditujukan bagi nasabah anak hingga usia 17 tahun.
Melalui layanan ini, anak dapat mulai mengenal aktivitas perbankan dan transaksi digital. Sementara itu, orang tua tetap memiliki kendali untuk memantau aktivitas keuangan anak melalui aplikasi BRImo.
Funding Transaction Manager BRI Branch Office (BO) Pangkalpinang, Eni Kurniasari, mengatakan BRImo Junior dikembangkan untuk mendukung pengenalan literasi keuangan sejak usia dini sekaligus menyesuaikan layanan digital BRI dengan kebutuhan keluarga.
“Literasi keuangan perlu mulai dibangun sejak dini. Melalui BRImo Junior, kami ingin memberikan ruang bagi anak untuk mulai mengenal bagaimana mengelola uang dan melakukan transaksi keuangan secara bertanggung jawab, tentunya dengan pendampingan dan pemantauan yang simpel dan mudah oleh orang tua di dalam BRImo,” ujar Eni, Senin (26/10/2026).
BRImo Junior resmi diluncurkan pada 21 September 2026. Layanan ini memungkinkan anak mempelajari pengelolaan tabungan hingga melakukan pembayaran digital sesuai fitur dan ketentuan yang berlaku.
Salah satu fitur yang ditawarkan adalah konsep split user, yang memungkinkan orang tua membuat hingga lima akun BRImo Junior dalam satu akun BRImo. Dengan sistem tersebut, orang tua dapat mendampingi penggunaan layanan perbankan digital oleh anak tanpa harus sepenuhnya menyerahkan kendali transaksi.
Orang tua juga dapat memantau aktivitas transaksi, mengatur akses login, serta menentukan batas transaksi sesuai kebutuhan. Pengaturan ini menjadi bagian penting dalam membiasakan anak menggunakan layanan keuangan digital secara bertanggung jawab.
Ada Fitur Pocket untuk Belajar Menabung
BRI turut menghadirkan fitur Pocket yang dapat dimanfaatkan anak untuk belajar menyisihkan dan mengalokasikan uang. Melalui fitur ini, anak dapat menambahkan atau memindahkan dana ke ruang penyimpanan yang tersedia.
Dana yang tersimpan di dalam Pocket juga dapat digunakan untuk transaksi tertentu sesuai ketentuan layanan.
Fitur tersebut dapat dimanfaatkan orang tua untuk mengenalkan pengelolaan keuangan secara praktis, termasuk membiasakan anak menyisihkan uang dan memahami perbedaan antara dana untuk kebutuhan sehari-hari dengan tabungan.
Dari sisi aktivasi, BRImo Junior dirancang dengan proses registrasi yang relatif sederhana dan dapat diselesaikan sekitar lima menit. Untuk menggunakannya, orang tua perlu memiliki rekening BRI Junio yang terhubung dengan anak.
Registrasi dilakukan melalui aplikasi BRImo dengan memilih fitur BRImo Junior, melengkapi data anak, kemudian melakukan konfirmasi menggunakan PIN BRImo milik orang tua.
Setelah registrasi berhasil, anak dapat melanjutkan aktivasi melalui pemindaian kode QR dari perangkat orang tua atau tautan yang dikirimkan ke nomor ponsel anak. Proses selanjutnya meliputi verifikasi kode OTP serta pembuatan username, password, dan PIN BRImo Junior.
Bagi orang tua yang belum memiliki rekening BRI Junio, pembukaan rekening dapat dilakukan terlebih dahulu melalui aplikasi BRImo.
Eni berharap kehadiran BRImo Junior dapat memperluas pemanfaatan layanan keuangan digital sebagai sarana pembelajaran bagi anak sekaligus membantu orang tua mendampingi perkembangan kebiasaan finansial keluarga.
“Melalui BRImo Junior, BRI berharap akses layanan keuangan digital dapat menjadi sarana pembelajaran bagi anak untuk membangun kebiasaan finansial yang lebih baik, sekaligus memberikan kemudahan bagi orang tua dalam mendampingi aktivitas keuangan keluarga,” tutupnya. (*)










