BKKBN Babel: Rumah Sehat Jadi Kunci Penting Cegah Stunting

Kepala Perwakilan BKKBN Babel, Fazar Supriadi berfoto bersama dalam penyerahan bantuan rumah layak huni di Belitung. (Foto: ist/ dok. BKKBN Babel)
banner 120x600
BKKBN menegaskan lingkungan tempat tinggal, sanitasi, dan air bersih memiliki peran besar dalam mencegah stunting, sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan.

 

TITIKINFO, BELITUNG – Upaya menekan angka stunting tidak cukup hanya dengan memberikan makanan bergizi. Lingkungan tempat tinggal yang sehat juga menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fazar Supriadi Sentosa, saat kegiatan Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Desa Perawas, Kabupaten Belitung, belum lama ini.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan dunia usaha, lembaga, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar keluarga berisiko stunting memperoleh intervensi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhannya,” ujar Fazar.

Ia menjelaskan, kondisi rumah yang tidak layak, sanitasi yang buruk, serta keterbatasan akses air bersih dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi ibu dan anak.

“Pencegahan stunting tidak cukup hanya dengan memberikan makanan bergizi. Lingkungan tempat tinggal yang sehat, sanitasi yang baik, serta rumah yang layak juga menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” jelasnya.

Fazar mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam Program GENTING, termasuk dukungan PT Angkasa Pura Indonesia yang membantu pembangunan rumah layak huni bagi keluarga berisiko stunting di Belitung.

Menurutnya, sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi modal penting agar intervensi pencegahan stunting dapat dilakukan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Eko Wijaya menilai penguatan ekonomi keluarga juga menjadi bagian penting dalam pencegahan stunting. Keluarga yang memiliki ketahanan ekonomi dinilai lebih siap memenuhi kebutuhan gizi, kesehatan, pendidikan, serta menciptakan lingkungan tempat tinggal yang layak.(ti1/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *