Ini Uniknya Bakwan Habang, Rasa Khas Toboali yang Bikin Nagih

Bakwan atau tekwan khas Toboali yang menggugah selera.
banner 120x600

 

Di setiap daerah, kuliner selalu punya cerita. Di Toboali, cerita itu hadir dalam semangkuk tekwan Habang sederhana, hangat, dan selalu berhasil membuat siapa pun ingin kembali mencicipinya.

TOBOALI, TITIKINFO – Jangan buru-buru membayangkan gorengan saat mendengar kata bakwan di Bangka Belitung. Sebab, bagi masyarakat Negeri Serumpun Sebalai, bakwan bukanlah gorengan berisi kol, wortel, atau kecambah seperti yang dikenal di berbagai daerah di Indonesia.

Di Bangka, bakwan justru merupakan olahan pempek yang diiris lalu disajikan dengan kuah gurih mirip tekwan.

Menariknya, setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri. Di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, hidangan ini lebih akrab disebut tekwan Habang.

Sekilas tampilannya memang menyerupai bakwan atau tekwan pada umumnya. Namun, begitu semangkuk tekwan Habang tersaji di depan mata, perbedaannya langsung terlihat.

Kuahnya tak bening, melainkan berwarna kecokelatan. Warna ini berasal dari tambahan sedikit kecap asin yang memberikan cita rasa gurih sekaligus aroma yang lebih kaya.

Keunikan lainnya ada pada pelengkapnya. Jika bakwan khas daerah lain di Bangka biasanya hanya diberi taburan daun seledri dan bawang goreng, tekwan Habang justru memiliki ciri khas tambahan kecambah segar yang memberikan sensasi renyah di setiap suapan.

Perpaduan kuah hangat, irisan pempek yang kenyal, kecambah, daun seledri, serta bawang goreng menghadirkan rasa yang sederhana namun sulit dilupakan.

Ros, salah seorang penjual tekwan Habang di Kota Pangkalpinang, mengatakan hidangan khas Toboali itu memiliki banyak penggemar, termasuk warga yang berasal dari Bangka Selatan.

“Banyak yang memang sengaja mencari bakwan Habang karena rasanya berbeda. Kuahnya lebih khas dan ada kecambahnya. Yang berasal dari Toboali biasanya bilang sudah lama kangen dengan rasa ini,” ujarnya.

Menurut Ros, tak sedikit pelanggan yang menjadikan bakwan Toboali sebagai menu sarapan. Namun, ada pula yang menikmatinya sebagai teman bersantai di sore atau malam hari.

Semangkuk bakwan Toboali paling nikmat disantap saat masih mengepul. Tambahan cabe sesuai selera dan perasan jeruk kunci membuat rasa gurih kuahnya semakin segar dan menggugah selera. (ti1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *