Bangka Belitung masuk dalam daftar daerah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berdasarkan peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
PANGKALPINANG, TITIKINFO – Masyarakat Kota Pangkalpinang diprakirakan akan menikmati cuaca berawan hingga berawan tebal besok lagi atau Rabu (29/7/2026).
Meski demikian, warga Kepulauan Bangka Belitung tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena wilayah ini masuk dalam daftar daerah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berdasarkan peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Prakirawan BMKG, Diah Ayuretnani menjelaskan bahwa kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh adanya sirkulasi siklonik yang diprediksi berada di Samudra Pasifik timur Filipina dan Samudra Pasifik utara Papua Nugini. Kondisi ini membentuk daerah konvergensi yang memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
“Terdapat daerah perlambatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Sumatera Selatan hingga Jambi, serta di sebagian wilayah Kalimantan. Kombinasi dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan, termasuk di wilayah Sumatera bagian selatan dan Kepulauan Bangka Belitung,” ujarnya dalam unggahan Instagram @infobmkg.
Dalam prakiraan cuaca kota-kota besar Indonesia, BMKG memperkirakan Pangkalpinang akan mengalami kondisi berawan hingga berawan tebal sepanjang hari.
Meski peluang hujan di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung relatif lebih rendah dibanding daerah lain, masyarakat tetap diimbau mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Sementara itu, berdasarkan peringatan dini cuaca BMKG untuk 29 Juli 2026, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masuk dalam kategori waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat.
Dampak yang mungkin ditimbulkan antara lain genangan, luapan air di sungai, hingga longsor di wilayah yang memiliki kondisi geografis rawan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru, terutama bagi nelayan, pelaku transportasi laut, serta warga yang akan beraktivitas di luar ruangan.
“Waspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat, terutama pada siang hingga malam hari. Perbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG,” demikian imbauan BMKG. (ti1)










