Resmi Dilantik, Adha Agus Pimpin IJTI Babel Siapkan Jurnalis Hadapi Era AI

Penyerahan pataka kepada Ketua IJTI Babel, Adha Agus dalam pelantikan pengurus IJTI Babel periode 2026-2030.
banner 120x600

PANGKALPINANG, TITIKINFO– Pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Kepulauan Bangka Belitung periode 2026–2030 resmi dilantik di Bangka City Hotel, Pangkalpinang, Kamis (6/8/2026).

Kepengurusan baru yang dipimpin Adha Agus diharapkan mampu memperkuat profesionalisme jurnalis televisi sekaligus menjawab tantangan perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum IJTI Pusat, Herik Kurniawan, usai Musyawarah Daerah (Musda) IV IJTI Babel yang secara aklamasi menetapkan Adha Agus sebagai Ketua IJTI Babel periode 2026–2030.

Dalam sambutannya, Herik Kurniawan mengapresiasi soliditas IJTI Babel yang kembali menunjukkan kedewasaan organisasi melalui proses regenerasi kepemimpinan yang berlangsung demokratis dan mengedepankan musyawarah mufakat.

“IJTI Babel telah menunjukkan kedewasaan organisasi. Tradisi musyawarah yang terus dijaga menjadi modal penting untuk membangun organisasi yang solid. Saya berharap kepengurusan yang baru mampu menjaga integritas profesi, meningkatkan kapasitas anggota, dan terus menghadirkan karya jurnalistik televisi yang berkualitas serta dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Menurut Herik, perubahan lanskap media menuntut jurnalis terus beradaptasi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar jurnalistik. Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan AI, organisasi profesi memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi sekaligus menjaga etika profesi.

Sementara itu, Ketua IJTI Babel periode 2026–2030, Adha Agus, menegaskan amanah yang diterimanya merupakan tanggung jawab bersama untuk membawa organisasi semakin maju dan relevan menghadapi perubahan zaman.

“Hari ini jurnalis televisi dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan dipercaya publik. AI dan teknologi digital harus menjadi instrumen untuk memperkuat kualitas jurnalistik, bukan menggantikan nilai-nilai dasar profesi,” kata Adha.

Ia mengatakan kepengurusan baru akan memprioritaskan peningkatan kompetensi anggota, penguatan perlindungan profesi, pengembangan jurnalisme multiplatform, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak.

Selain itu, IJTI Babel juga akan menyiapkan regenerasi jurnalis televisi melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan kapasitas agar organisasi tetap adaptif terhadap dinamika industri media.

Sebagai salah satu agenda kerja, kepengurusan periode 2026–2030 juga akan menggelar IJTI Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap karya-karya terbaik jurnalis televisi di Bangka Belitung. (ti1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *