Nganggung bukan sekadar membawa makanan untuk disantap bersama. Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan, gotong royong dan kepedulian antarmasyarakat.
PANGKALPINANG, TITIKINFO — Tradisi nganggung kembali menjadi bagian penting dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kelurahan Tua Tunu, Pangkalpinang. Tahun ini, kemeriahan tersebut dikemas melalui Festival Nganggung Tua Tunu 2026 yang memadukan wisata, budaya dan semangat kebersamaan masyarakat.
Festival yang dipusatkan di Masjid Raya Tua Tunu pada 25 Agustus 2026 ini tidak hanya untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam tetapi juga mengajak masyarakat dan wisatawan mengenal lebih dekat tradisi khas masyarakat Bangka Belitung.
Sejumlah kegiatan disiapkan untuk memeriahkan festival, di antaranya Lomba Nganggung, Lomba Telur Seroja hingga Lomba Foto Estetik. Beragam kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi sekaligus mengabadikan tradisi yang telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Tua Tunu.
Nganggung bukan sekadar membawa makanan untuk disantap bersama. Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan, gotong royong dan kepedulian antarmasyarakat.
Hal itu pula yang dirasakan Yuni, warga Tua Tunu, yang mulai mempersiapkan berbagai keperluan untuk mengikuti tradisi nganggung dalam rangkaian Maulid Nabi tahun ini.
Sejak beberapa hari sebelum pelaksanaan, Yuni mulai menyiapkan bumbu dan lauk-pauk yang nantinya dibawa dalam kegiatan nganggung.
“Sudah mulai siapkan bumbu dan lauk-pauk. Karena untuk nganggung, persiapannya memang harus dari jauh-jauh hari,” ujar Yuni.
Menurutnya, keterlibatan warga dalam tradisi tersebut membuat suasana perayaan Maulid terasa lebih istimewa. Masyarakat tidak hanya datang untuk mengikuti kegiatan, tetapi juga bersama-sama mempersiapkan hidangan dan perlengkapan yang akan dibawa.
Semangat gotong royong inilah yang membuat tradisi nganggung tetap hidup di tengah masyarakat.
“Dan setiap Maulid Nabi kami selalu menyambutnya dengan penuh syukur, kalau di Bangka lebih dikenal lebaran Maulid, semua sanak keluarga datang silaturahmi,” tukasnya. (ti1)










