PANGKALPINANG, TITIKINFO — Kabut asap mulai terasa di sejumlah wilayah Kota Pangkalpinang, Kamis (10/9/2026) pagi. Kondisi udara tampak lebih berkabut dan sedikit lebih tebal dibandingkan biasanya.
Pantauan di lapangan sekitar pagi hari menunjukkan keberadaan asap mulai cukup terasa. Aroma asap menyengat tercium di udara, sementara mata terasa perih ketika berada di luar ruangan.
Kondisi tersebut juga mulai memengaruhi jarak pandang, terutama pada pemandangan di kejauhan. Meski belum sampai mengganggu aktivitas secara signifikan, kondisi ini membuat suasana pagi di sejumlah kawasan Pangkalpinang tampak lebih berkabut.
Dalam beberapa hari terakhir sejumlah kejadian kebakaran lahan terjadi di wilayah Pangkalpinang. Bahkan, Pemkot Pangkalpinang menyebut sejak Agustus 2026 telah terjadi 121 titik kebakaran lahan di wilayah kota dan telah menyiapkan satgas gabungan untuk mengantisipasi karhutla.
“Perih banget padahal baru keluar sebentar, di dalem rumah juga terasa nih asapnya, nggak enak bikin sesak,” keluh Esya, salah satu warga.
Sementara itu, berdasarkan infografis Informasi Partikulat PM2.5 BMKG yang berlaku mulai 10 September 2026 pukul 07.00 WIB hingga 11 September 2026 pukul 07.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Pangkalpinang tercatat:
Minimum: 21,0 µg/m³
Rata-rata: 26,6 µg/m³
Maksimum: 37,3 µg/m³
Angka tersebut pada infografis BMKG masih berada dalam kategori “Baik”.
Untuk karbon monoksida (CO), Pangkalpinang tercatat:
Minimum: 188 ppb
Rata-rata: 249 ppb
Maksimum: 354 ppb
Angka tersebut juga masih berada pada kategori hijau atau 0–2.000 ppb berdasarkan skala pada infografis BMKG.
Artinya, data kualitas udara BMKG belum menunjukkan kondisi pencemaran pada kategori tidak sehat, meskipun secara kasatmata dan berdasarkan kondisi yang dirasakan di lapangan, asap sudah mulai tercium dan mengganggu kenyamanan.
Jarak Pandang Bandara Depati Amir Masih 8 Kilometer
Pantauan resmi BMKG untuk Bandara Depati Amir Pangkalpinang pada pukul 07.30 WIB menunjukkan kondisi cerah-berawan, dengan suhu 29 derajat Celsius, angin sekitar 13 km/jam dan jarak pandang mencapai 8 kilometer. Kondisi ini menunjukkan bahwa jarak pandang di kawasan bandara masih relatif baik. (ti1)










