PDAM Tirta Pinang Sediakan Layanan Air Tangki untuk Warga Terdampak Kemarau

Warga antre menunggu pengisian air dari mobil tangki air yang disediakan PDAM Pangkalpinang. (Foto: titikinfo)
banner 120x600

PANGKALPINANG, TITIKINFO – Mengantisipasi terganggunya pasokan air bersih akibat kemarau, Perumdam Air Minum Tirta Pinang menyediakan layanan penyaluran air menggunakan mobil tangki bagi pelanggan yang terdampak.

Layanan ini menjadi salah satu solusi sementara bagi pelanggan yang mengalami gangguan aliran air, khususnya di wilayah pelayanan IPA Bacang yang terdampak kekeringan sumber air baku.

Melalui layanan tersebut, pelanggan dapat mengajukan permintaan bantuan air tangki melalui WhatsApp 0811-7172-020 atau datang langsung ke kantor Perumdam Tirta Pinang.

Untuk pengajuan melalui WhatsApp, pelanggan diminta mencantumkan:

Nama pelanggan; ID pelanggan; Alamat lengkap; Nomor telepon/WhatsApp; Keperluan bantuan air tangki

PDAM menetapkan sejumlah ketentuan dalam penyaluran air tangki. Layanan diperuntukkan bagi pelanggan aktif PDAM, sementara pelanggan diminta menyediakan tempat penampungan air yang aman dan mudah dijangkau kendaraan tangki.

Pengiriman air dilakukan berdasarkan jadwal yang ditentukan PDAM. Penyaluran juga hanya dilakukan sampai titik yang dapat dijangkau kendaraan tangki.

Pelanggan diminta memastikan akses menuju lokasi tidak terhalang agar proses pengisian dapat berjalan lancar.

Layanan pengantaran air tangki tersebut beroperasi pukul 08.00–17.00 WIB, Senin hingga Sabtu.

Penyediaan air tangki ini dilakukan menyusul terganggunya distribusi air bersih akibat kondisi sumber air baku di Kolong Bacang yang mengalami kekeringan selama musim kemarau.

Flyer layanan mobil tangki air PDAM Pangkalpinang

 

PDAM sebelumnya menyampaikan bahwa air yang tersisa di Kolong Bacang telah bercampur lumpur sehingga belum dapat kembali diproduksi menjadi air bersih secara normal.

Dengan layanan air tangki ini, pelanggan terdampak tetap memiliki akses air untuk memenuhi kebutuhan dasar sambil menunggu kondisi sumber air baku memungkinkan dan distribusi melalui jaringan PDAM kembali normal.

Plt Direktur PDAM Tirta Pinang Kota Pangkalpinang, M. Agus Salim, mengatakan pihaknya masih berupaya melakukan langkah teknis untuk memanfaatkan sisa air yang ada di IPA Bacang.

Kemarau yang masih berlangsung membuat volume air terus menyusut. Bahkan, air yang tersisa telah bercampur lumpur sehingga tidak lagi memungkinkan untuk diproduksi menjadi air bersih secara normal. (ti1)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *