Salat Istisqa Digelar, Khotib Ingatkan Jaga Alam

Salat Istisqa digelar di halaman Kantor Gubernur Babel, Jum'at (25/9/2026).
banner 120x600

PANGKALPINANG, TITIKINFO.ID — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar salat istisqa di tengah kemarau yang mulai dirasakan masyarakat, di halaman Kantor Gubernur Babel, Jum’at (25/9/2026).

Tak hanya permohonan agar hujan segera turun, salat Istisqa ini juga disertai pesan agar manusia kembali menjaga alam dan tidak memperlakukannya secara semena-mena.

Salat dipimpin Alhafiz Syech Ismail dari Palestina, sedangkan khotbah disampaikan Ketua LPTQ Babel Samsuni Soleh SQ.

Dalam khotbahnya, Samsuni mengingatkan bahwa persoalan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan kondisi alam, tetapi juga dengan perilaku manusia dalam memperlakukannya.

Manusia, menurutnya, memiliki tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan alam, termasuk dengan menanam dan merawat pohon, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat merusak alam.

Pesan itu menjadi penting di tengah kondisi kekeringan yang mulai berdampak pada ketersediaan air, tanaman dan aktivitas masyarakat.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak menjadi bagian dari orang-orang yang merusak lingkungan, melainkan saling menjaga dan mengambil peran dari hal-hal sederhana di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Peringatan mengenai kerusakan lingkungan, kata dia, telah disampaikan Allah SWT dalam Al-Qur’an. Dalam Surah Ar-Rum ayat 41 disebutkan bahwa kerusakan di darat dan di laut terjadi akibat perbuatan tangan manusia, agar manusia merasakan sebagian akibat dari perbuatannya dan kembali ke jalan yang benar.

Sementara itu, Asisten I Setda Pemprov Babel, Tarmin, mengatakan kemarau saat ini mulai dirasakan masyarakat. Sejumlah sumur disebut mulai mengering, sementara tanaman banyak yang mati akibat kondisi tanah yang kering.

“Salat Istisqa ini adalah ikhtiar kita meminta hujan, berharap hujan segera turun karena kondisi kemarau ini sudah dirasakan masyarakat sumur banyak yang kering, tanaman banyak yang mati,” kata Tarmin.

Ia berharap hujan segera turun dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara merata.

“Manusia hanya memprediksi, tapi Allah yang tahu. Mana tahu sore ini hujan turun. Di sebagian daerah lain juga sudah turun, kita berharap hujan bisa merata di Babel dan hujan yang mendatangkan manfaat,” ujarnya. (ti1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *