SMPN 11 Pangkalpinang Mulai Dibangun, Gubernur: Jangan Sampai Gedung Selesai, Guru Tak Ada

Gubernur Babel Hidayat Arsani berfoto bersama saat peletakan batu pertama pembangunan SMPN 11 Pangkalpinang bersama Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna dan jajaran pemerintah daerah, Rabu (2/9/2026). (Foto: ist)
banner 120x600

PANGKALPINANG, TITIKINFO.ID — Pembangunan SMP Negeri 11 Pangkalpinang di kawasan eks Terminal Selindung, Kecamatan Gabek, mulai dikerjakan. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, menegaskan membangun gedung sekolah bukan satu-satunya pekerjaan tetapi ketersediaan guru harus dipastikan agar sekolah baru tidak hanya berdiri, tetapi benar-benar dapat beroperasi.

Pesan itu disampaikan Hidayat saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan SMPN 11 Pangkalpinang bersama Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna dan jajaran pemerintah daerah, Rabu (2/9/2026).

“Jangan sampai gedung sudah selesai, guru tidak ada. Ini yang sangat berbahaya,” kata Hidayat.

Menurut Hidayat, pembangunan SMPN 11 merupakan langkah yang dibutuhkan seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan Pangkalpinang, khususnya Gabek. Karena itu, penambahan infrastruktur pendidikan perlu berjalan beriringan dengan kesiapan sumber daya manusia di dalamnya.

Pemkot Pangkalpinang sendiri menargetkan sekolah yang dibangun di atas lahan sekitar satu hektare tersebut dapat mulai menerima peserta didik baru pada tahun ajaran 2027.

Wali Kota Pangkalpinang Saparudin mengatakan pemerintah kota akan berkolaborasi dengan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik ketika SMPN 11 mulai beroperasi.

Pembangunan tahun ini merupakan tahap awal. Pemerintah masih akan mengembangkan fasilitas sekolah tersebut secara bertahap, termasuk menambah ruang belajar pada tahun berikutnya.

“Kami akan minta kepada Pak Gubernur untuk penambahan ruang belajar baru. Ini tahap awal kita bangun, yang penting tahun depan anak-anak kita sudah bisa menerima murid baru,” ujar Saparudin.

SMPN 11 dibangun dengan anggaran sekitar Rp2,185 miliar yang bersumber dari APBD Kota Pangkalpinang. Pada tahap awal, sekolah tersebut akan memiliki tiga ruang belajar dan satu ruang untuk pendidik serta tenaga kependidikan.

Kapasitas awal diproyeksikan mencapai sekitar tiga rombongan belajar atau lebih dari 100 siswa.

Pembangunan ditargetkan rampung pada akhir 2026. Dengan demikian, SMPN 11 diharapkan sudah siap digunakan untuk penerimaan peserta didik baru pada 2027. (ti1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *