Penumpang Pesawat ke Babel Melonjak, 72 Ribu Orang Tiba pada Juli 2026

Ilustrasi penumpang pesawat.
banner 120x600

PANGKALPINANG, TITIKINFO.ID — Arus penumpang menuju Bangka Belitung menunjukkan geliat pada Juli 2026. Jalur udara menjadi salah satu pintu masuk yang ramai, dengan lebih dari 72 ribu penumpang tiba di Babel sepanjang bulan tersebut.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat 72,85 ribu penumpang datang melalui jalur udara pada Juli 2026, meningkat 12,65 persen dibandingkan Juni.

Kenaikan juga terjadi pada arus keberangkatan. Sebanyak 66,09 ribu penumpang tercatat berangkat dari Babel menggunakan pesawat, naik 5,13 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sugeng Arianto, mengatakan peningkatan arus penumpang pada Juli terjadi pada dua bandara utama di Babel.

“Di Bandara Depati Amir, jumlah penumpang yang datang meningkat 11,16 persen, sedangkan Bandara H.A.S. Hanandjoeddin mencatat kenaikan lebih tinggi, yakni 15,87 persen,” katanya.

Untuk keberangkatan, penumpang dari Depati Amir naik 2,11 persen dan H.A.S. Hanandjoeddin meningkat 11,54 persen.

Namun, ramainya arus penumpang pada Juli belum sepenuhnya menunjukkan pertumbuhan jika dilihat dalam rentang waktu yang lebih panjang.

Ia merinci, sepanjang Januari-Juli 2026, jumlah penumpang yang berangkat melalui jalur udara masih turun 1,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara arus kedatangan turun 0,90 persen.

“Peningkatan penumpang pada Juli terjadi di tengah periode liburan sekolah yang belum berakhir, yang menjadi salah satu pemicu meningkatnya pergerakan penumpang pada angkutan laut dan udara,” ujarnya.

Sementara itu, pergerakan penumpang melalui jalur laut tidak sepenuhnya mengikuti tren udara.

Pada Juli 2026, sebanyak 51,30 ribu penumpang datang ke Babel melalui angkutan laut, naik 6,19 persen dibandingkan Juni.

Sebaliknya, penumpang yang berangkat turun 12,02 persen, menjadi 51,49 ribu orang.

“Pelabuhan Tanjung Kalian masih menjadi jalur utama pergerakan penumpang laut,” imbuhnya.

Besarnya arus di pelabuhan tersebut membuat aktivitas  cukup berpengaruh terhadap keseluruhan pergerakan penumpang laut Babel.

Ia menambahkan, melihat periode Januari-Juli, jumlah penumpang laut yang berangkat justru masih tumbuh 6,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan arus penumpang yang datang melalui pelabuhan turun 2,49 persen secara tahunan. (*/ti1)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *