BELINYU, TITIKINFO – PT Timah Tbk berhasil mengumpulkan 138 kantong darah pada kegiatan bulan bakti Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50, di Gedung Stania, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Selasa (28/7/2026).
HUT ke-50 PT TIMAH ini mengusung tema “Timah untuk Rakyat”. Selain donor darah, perusahaan juga menggelar khitanan massal dan pengobatan gratis di berbagai wilayah operasional sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Salah seorang pendonor, Mamas, mengaku telah rutin mendonorkan darah. Menurutnya, donor darah bukan hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan.
“Donor darah merupakan kegiatan yang bermanfaat. Setelah berdonor, tubuh saya terasa jauh lebih segar,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dijadwalkan secara rutin setiap enam bulan sekali, sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk kembali mendonorkan darah sesuai ketentuan medis.
Harapan senada disampaikan Jumardi, yang telah dua kali mengikuti donor darah yang diselenggarakan PT TIMAH. Baginya, setetes darah yang didonorkan bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain.
“Ini inisiatif saya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah. Jangan takut donor, meski jarumnya terlihat besar, prosesnya sebenarnya berjalan lancar,” katanya, mengajak masyarakat agar tidak ragu menjadi pendonor.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Belinyu, Agus Rafina, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, donor darah yang rutin digelar PT TIMAH selalu mendapat sambutan positif dari warga dan memberikan manfaat nyata bagi pelayanan kesehatan.
“Setiap kegiatan donor darah yang dilaksanakan PT TIMAH selalu disambut antusias masyarakat. Ini sangat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi warga Belinyu dan sekitarnya,” ujarnya.
Agus berharap program sosial yang dijalankan PT TIMAH melalui kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dapat terus berlanjut. Menurutnya, kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah daerah menjadi modal penting dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (*)










