Aktivitas gempa signifikan di wilayah Flores telah tercatat setidaknya sejak 1648.
PANGKALPINANG, TITIKINFO — Bumi Flores ternyata sudah berkali-kali bergerak sepanjang sejarah. Jauh sebelum gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah ini pada Sabtu (15/8/2026), catatan sejarah telah merekam sejumlah gempa besar yang terjadi di Flores, termasuk gempa yang disertai tsunami.
Catatan yang ditampilkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di akun Instagram @infobmkg menunjukkan aktivitas gempa signifikan di wilayah Flores telah tercatat setidaknya sejak 1648. Sejumlah gempa besar kemudian kembali terjadi pada 1891, 1989, 1992, hingga beberapa kejadian pada era 2000-an.
Gempa M7,7 pada 15 Agustus 2026 pun menambah panjang catatan tersebut. Gempa terjadi pukul 04.58.24 WIB, dengan pusat gempa berada di 8,41° LS dan 121,39° BT, sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Kedalamannya 15 kilometer dan bersumber dari aktivitas Flores Back-Arc Thrust, dengan mekanisme sesar naik (thrust fault).
Guncangannya terasa kuat hingga VII MMI di sejumlah wilayah, termasuk Aesesa dan Nagekeo, Riung dan Ngada, serta Kota Mbay.
Gempa tersebut juga sempat memicu peringatan dini tsunami sebelum BMKG mengakhirinya pada pukul 07.30 WIB.
“Hingga Sabtu (15/8/2026) pukul 19.00 WIB, BMKG mencatat 377 aktivitas gempa susulan, menunjukkan aktivitas kegempaan di kawasan tersebut masih berlangsung,” tulis BMKG.
Catatan BMKG memperlihatkan beberapa gempa signifikan lainnya di Flores, di antaranya:
2 Februari 1648 — Flores Timur
Catatan sejarah BMKG mencantumkan gempa signifikan di Flores Timur dengan kekuatan sekitar M7,0.
22 November 1815 – Utara Bali
Magnitudo 7,3 memicu longsor dan tsunami menewaskan lebih dari 10.000 orang terjadi 7 bulan setelah letusan dahsyat Gunung Tambora dengan indeks letusan vulkanik (VEI) 7 pada 10 April 1815
November 1818 di bawah timur laut Sumbawa 6,6 magnitudo, guncangan tanah kuat.
29 Desember 1820, di timur laut Sumbawa dengan magnitudo 7,0, memicu tsunami di Pulau Flores dan Sulawesi bagan Selatan 500 orang meninggal di Bulukumba, kerusakan signifikan akibat guncangan tanah dan genangan tsunami di Bima Bulukumba dan pemukiman lain di sepanjang pesisir Selatan Sulawesi serta di Sumenep Pulau Madura
28 November 1836 – Utara Bima Sumbawa M7,5 merusak dengan intensitas maksimum IX MMI disertai tsunami lokal,
13 Mei 1857 _ Utara Bali M7,0 menimbulkan empat gelombang tsunami berturut-turut dengan tinggi minimal 3 meter
5 Oktober 1891 di Flores Timur dengan Magnitudo 7,0.
14 Juli 1976 di utara Bali Magnitudo 6,5, destruktif kurang lebih 500 orang meninggal
Mei hingga Desember 1979 dengan Magnitudo 6,1 hingga 6,3, gempa dalam 7 ini bulan menyebabkan kerusakan parah dan menewaskan 37 orang.
31 Juli 1989 di Flores tengah atau Timur M 6,8.
12 Desember 1992 — Flores Tengah/Timur.
Inilah salah satu catatan gempa paling besar dalam sejarah modern Flores. Gempa berkekuatan M7,8 tersebut disertai tsunami dan menimbulkan dampak besar.
“Sekitar 2.500 orang meninggal, sekitar 500 orang hilang, 5.000 orang mengungsi dan sekitar 18.000 rumah mengalami kerusakan. Intensitas gempa mencapai maksimum XI MMI,” tulis BMKG dalam postingan tersebut.
6 Oktober 2002; 1 Desember 2006; 25 November 2007; dan 8 November 2009 di utara Bima dan Sumbawa ini 6,2 hingga 6,6 dalam 8 tahun intensitas maksimum VII MMI 7 orang meninggal ratusan luka-luka dan 500 rumah rusak.
25 Maret 2003 — Flores Barat
Gempa berkekuatan M6,4 tercatat di Flores Barat dan menyebabkan kerusakan serta empat orang meninggal dunia.
3 Juni 2008 — Flores Barat
Gempa berkekuatan M6,0 terjadi di Flores Barat. Dalam satu hari tercatat tiga gempa bumi signifikan.
Juli- Agustus 2018, Lombok 6,5–6,9, dalam tiga Minggu, destruktif disertai tsunami kecil 560 orang meninggal
21 Februari 2022 — Flores Barat
Gempa berkekuatan M6,0 mengguncang Flores Barat. Gempa menyebabkan kerusakan dan diikuti banyak gempa susulan.
25 Januari 2024 — Flores Barat
Gempa berkekuatan M5,6 kembali tercatat di Flores Barat. Gempa dirasakan masyarakat dan diikuti banyak aktivitas gempa susulan. (*/net)










